selamat datang didunia kecilku semoga sesuatu yang kecil ini akan memberikan manfaat meski cuma sedikit selamat menikmati

Sabtu, 17 Juli 2010

Malaikat Kecilku

Seorang anak kecil duduk ditepi jalan diantara lalu lalang kendaraan jalan raya disebuah kota besar. Tangannya menengadah, meminta-minta. Dia hanya berharap beberapa koin dari para dermawan disebuah kota besar, untuk sesuap nasi penyambung hidup di hari esok. Dan tangan yang lain menenteng sebuah boneka kesayangannya dengan kostum merah putih. Boneka itu tertawa seperti ia memasang wajah manisnya yang imut dan lucu. Tiada tangis, tiada air mata, karna tangis sudah tak menyentuh iba, dan airmatanya sudah mengering, hanya keringat yang selalu membasahi tubuh dan wajahnya, didahi, pipi dan janggut manisnya.
Ia bersayap sehingga cepat berpindah dan menyebar di sudut-sudut kota, tempat-tempat ramai diantara debu-debu jalanan, diantara kaki-kaki gedung pencakar langit dan mencari hati nurani diantara pualam-pualam kota. Di bawah terik mentari dan berselimut malam. Inikah generasi penerus bangsa ini??? malaikat kecilku hanya tersenyum penuh misteri dari kepolosan seorang anak manusia yang masih lugu dan jauh dari rasa kasih sayang. Dia hanya menunggu dan bermimpi berharap sesuatu tidak hanya sekedar sekeping dua keping koin dari hati nurani pualam-pualam sebuah kota besar.
Akrilik on canvas, 145 x 145 Cm, 2010.

3 komentar:

  1. tambah apik ae har,,,,
    tanggal 2 juli eson ape nang jogja

    BalasHapus
  2. karya ini masuk dalam 20 Besar kompetisi seni visual, Arts Contest Concurs de'Arts, 2010 di Perancis.

    BalasHapus
  3. karya ini juga dipakai sebagai cover jurnal tahunan puisi, Amper, 2010.

    BalasHapus